in

10 Tanya Jawab BLT Guru Honorer, dari Syarat hingga Bagaimana Pencairannya…

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbus) direncanakan akan mencairkan bantuan subsidi upah (BSU) pada November dan Desember 2020.

Bantuan yang ditujukan bagi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) non-PNS atau honorer itu akan diberikan senilai Rp 1,8 juta yang akan diterimakan dalam sekali penerimaan.

BSU sendiri diberikan dengan menyasar 2.034.732 orang yang terdiri dari 1,6 juta guru dan pendidik, 162.277 dosen, serta 237.623 tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium dan tenaga administrasi.

Berikut tanya jawab seputar BSU dariKemendikbud:

1. Apa saja syarat dapat BSU Kemendikbud?

Untuk mendapatkan BSU Kemendikbud, terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi yakni:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berstatus sebagai PTK non-PNS
  • Terdaftar dan berstatus aktif dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) atau Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) per 30 Juni 2020
  • Tidak mendapatkan mendapatkanBantuan Subsidi Upah atau gaji dari Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan sampai 1 Oktober 2020
  • Tidak sebagai penerima kartu prakerja sampai dengan tanggal 1 Oktober 2020
  • Memiliki penghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan yang dibuktikan melalui pernyataan dalam Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM)

2. Siapa saja yang dapat mengajukan diri?

Tidak ada pengajuan dalam program BSU Kemendikbud.

Siapa saja yang masuk dalam daftar penerima ditetapkan oleh Kemendikbud berdasarkan Dapodik dan PDDikti.

3. Apakah guru madrasah dan dosen perguruan tinggi (PT) keagamaan juga menerima BSU Kemendikbud?

Tidak.

Jadi, program BSU Kemendikbud hanya diperuntukkan untuk tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan yang ada di bawah binaan Kemendikbud.

Laman: 1 2 3

BLT Subsidi Gaji Termin II Sudah Disalurkan ke 11 Juta Pekerja, Masih Kurang Berapa?

Ramai soal Gambar Lonceng di Halaman Dashboard Kartu Prakerja, Apa Itu?