in

Anggota DPR Ini Berharap Terdakwa Kasus Jiwasraya Dihukum Berat

Empat terdakwa kasus dugaan korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya (AJS) akan menghadapi vonis Majelis Hakim Pengadilan Tipikor, Senin 12 Oktober 2020 besok.

Terkait hal ini, anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman, hukuman berat dan maksimal dirasa pantas diterima para terdakwa yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 16,8 triliun

“Ini tentu harus dihukum berat. Berdasarakan UU Tindak Pidana Korupsi, tuntutan ini pas berdasarkan dengan fakta yang muncul,” ujar Habiburokhman kepada wartawan, Minggu (11/10/2020).

Politikus Gerindra ini mengapresiasi tuntutan yang dilayangkan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut hukuman berat hingga maksimal kepada para terdakwa.

Tanpa bermaksud mengintervensi pengadilan, Komisi III DPR selaku komisi yang membawahi bidang hukum menilai tuntutan jaksa setidaknya memperlihatkan keseriusan dalam penegakan hukum, terutama dalam tindak pidana korupsi.

Dalam kasus Jiwasraya, dia melihat bagaimana penipuan alias fraud dipraktikkan. Apalagi fakta persidangan telah menyebutkan peran dari para terdakwa. Dia pun berharap Majelis Hakim Pengadilan Tipikor memutus sesuai dengan tuntutan jaksa.

“Ini pantas dan harus yang berat. Dengan tidak mengintervensi pengadilan, hal ini sudah terlihat fraud dan akal-akalan. Biasanya dalam putusan nanti peran masing-masing akan disebutkan, dan itu akan jadi pemberat para terdakwa,” kata Habiburokhman.

Tak hanya itu, Habiburokhman juga meminta Majelis Hakim menjatuhkan vonis berupa uang pengganti sesuai dengan yang diterima para terdakwa. Jika tidak, Habiburokhman meminta hakim menjatuhkan vonis berupa penyitaan aset.

“Pengembalian aset itu penting, dan hal tersebut jadi salah satu yang harus di kejar,” kata dia.

Laman: 1 2

Rekomendasi

Syarat Dapat BLT Bansos Rp 500 Ribu Per KK Non PKH, Cek Penerima di Link Ini Pakai KTP dan KIS

Divonis Tiga Tahun Penjara, Kuasa Hukum Saiful Ilah Ajukan Banding