in

Belum Dapat BLT, Puluhan Ribu Pelaku Usaha di Kota Bandung Terkatung Katung

Lebih dari 94.000 pelaku usaha mikro dan kecil ( UMK ) di Kota Bandung, Jawa Barat hingga kini masih terkatung-katung, menunggu pencairan dana bantuan tunai (BLT) pemerintah. Mereka adalah pelaku usaha yang mendaftar BLT tahap pertama.

Next thing that you want to keep in mind when composing a research paper is to Another suggestion click to find out more is to ensure you don’t turn in a work of poor writers and readership.

avoid over-spelling.

Kepala Bidang UMKM Dinas UMKM Kota Bandung Eri Nurjaman mengatakan, hingga kini masih ada sekitar 94.000 usaha mikro dan kecil yang belum mendapat bantuan. Mereka adalah pelaku usaha yang telah mendaftar program BLT UMKM tahap pertama.

Kepala Bidang UMKM Dinas UMKM Kota Bandung Eri Nurjaman mengatakan, hingga kini masih ada sekitar 94.000 usaha mikro dan kecil yang belum mendapat bantuan. Mereka adalah pelaku usaha yang telah mendaftar program BLT UMKM tahap pertama.

“Dari data kami yang mendaftar 160.000 dan diverifikasi Pemprov sebanyak 155.000, yang telah mendapat uang senilai Rp2,4 juta sebanyak 56.017. Artinya, sisanya belum,” kata Eri pada acara Bandung Menjawab, Kamis (19/11/2020).

Menurut dia, mereka yang telah terdata dan mengajukan BLT tahap pertama, tidak bisa lagi mengajukan BLT tahap dia yang saat ini sedang dibuka di Kota Bandung. Karena, data atau nomor KTP mereka telah terdaftar pada periode pertama.

“Jadi yang sudah mendaftar di tahap pertama, tidak bisa lagi mendaftar tahap kedua. Karena, saat di akhir akan submit tidak akan bisa. Karena datanya sudah terekam,” beber dia.

Oleh karenanya, dia berharap, mereka yang belum dapat uang BLT dari pendataan tahap pertama bisa bersabar. Karena yang memiliki kewenangan melakukan pencairan adalah pemerintah pusat.

Saat ini, kata dia, proses pendaftaran BLT UMKM tahap kedua masih berlangsung. Pendaftaran akan ditutup hingga 25 November 2020. Sampai saat ini, sudah ada 31.000 pelaku usaha yang mendaftar mendapatkan BLT UMKM.

Sumber: sindonews

Philippines Mailorder Brides

500 Desa Masih Kekurangan Dana BLT hingga Rp 86,4 Triliun