in

Ekonomi Keluarga Membaik, Ratusan Orang di Gunungkidul Mengundurkan Diri Terima PKH

Ratusan penerima bantuan pemerintah Program Keluarga Harapan ( PKH) di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, memilihmengundurkan diri pada periode Januari sampai dengan bulan September.

Sebagian di antaranya karena perekonomian keluarganya sudah membaik.

“Tahun ini sampai bulan September sudah ada 272 penerima PKH yang graduasi mandiri (mengundurkan diri),” kata Koordinator PKH Gunungkidul, Herjun Pangaribowo saat dihubungi melalui sambungan telepon

Dijelaskan, alasan mengundurkan diri sebagian besar karena ekonomi dan kesejahteraan keluarganya sudah membaik.

Total ada 56.132 orang penerima PKH sampai bulan Oktober 2020 ini. Untuk mekanisme penggantian warga yang mengundurkan diri tetap menggunakan mekanisme dari Kementerian Sosial.

Herjun mengatakan, pihaknya tidak langsung memberi lampu hijau kepada mereka yang mengundurkan diri.

Namun ada tahapan pendampingan agar memahami kondisinya.

“Untuk yang memiliki usaha bersama masih mendapatkan pendampingan dari kami, dimaksudkan agar tingkatan mereka yang saat ini sudah baik tidak turun,” ucap Herjun.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul Siwi Irianty menjelaskan bantuan berupa beras diberikan kepada KPM PKH dalam rangka mendukung kelangsungan hidup dan menjamin ketersedian pangan selama pandemi Covid-19 sesuai dengan peraturan Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial no 322 tahun 2020 tentang juknis bantuan sosial beras tahun 2020.

Laman: 1 2

Rekomendasi

Mensos Juliari Batubara Tutup Bansos Beras untuk PKH

Pemerintah Tambahan Anggaran Rp 8 Triliun, Penerima PKH Dapat Manfaat Dobel