in

Menko Puan dan Mendikbud Bagi-bagi KIP dan BPNT di Boyolali

Menko PMK, Puan Maharani, membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), kartu Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan sertifikat tunjangan profesi guru.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BUMDes Desa Doplang, Teras, Boyolali. Mendikbud, Muhadjir Effendy, mengatakan jumlah penerima KIP dalam kegiatan itu 250 siswa dari SD hingga SMA. Sedangkan PKH sebanyak 200 orang, BPNT sebanyak 200 paket dan 150 guru penerima sertifikat tunjangan profesi guru.

Puan Maharani mengatakan bagi penerima KIP untuk pelajar tingkat SD setiap anak mendapatkan Rp 450 ribu, siswa SMP memperoleh Rp 750 ribu dan siswa SMA/SMK sebanyak Rp 1 juta.

“Uangnya bisa diambil di bank, nggak ada potongan, nggak ada pungutan. Bisa Diambil sekaligus maupun sedikit-sedikit dan uangnya tidak akan hilang dan itu tetap menjadi milik kalian. Tidak ada yang bisa mengambil kecuali pakai kartu (KIP) sama buku tabungannya, jadi harus disimpan,” ujar Puan maharani dalam sambutannya, Selasa (5/6/2018).

Puan mengimbau, uang tersebut bisa digunakan untuk keperluan sekolah. “Bisa untuk membeli kaos kaki bisa beli seragam dan harus digunakan kepentingan sekolah bukan untuk hal-hal yang tidak ada kaitannya dengan sekolah,” sarannya.

Sedangkan untuk penerima BPNT harus dipergunakan untuk keluarga, khususnya anak-anaknya. Dengan bantuan tersebut, diharapkan para orang tua bisa memberikan makanan yang bergizi dan halal yang bermanfaat untuk keluarga.

Menurut Puan, saat ini pemerintah juga memberikan KIP kepada anak-anak pesantren dan panti asuhan. Mereka juga mendapatkan bantuan untuk biaya sekolah tersebut.

Sumber: detikfinance

Rencana Kepala Bappenas: Penerima Bansos Dilarang Merokok

Bisa Pengaruhi 40 Juta Jiwa, Mensos: Pendamping PKH Harus Netral