in

Minta Maaf kepada Habib Umar Assegaf, Satpol PP Dihadiahi Umroh

Insiden adu fisik antara Habib Umar Assegaf Bangil dengan petugas Satpol PP bernama Asmadi yang sempat viral di media sosial berakhir dengan perdamaian.

Upaya perdamaian antara Habib Umar Assegaf Bangil dengan Asmadi dijembatani oleh Polda Jawa Timur. Terlihat, Asmadi meminta maaf dan mencium tangan Habib Umar Assegaf Bangil.

Aksi damai keduanya pun mendapatkan sambutan baik dari para pihak, bahkan Asmadi diberi hadiah umroh ke Tanah Suci Makkah yaitu Ahmad Alhabsyi.

“Sebagai tanda rasa syukur saya sama Allah terjalinnya islah, antum (Asmadi) ana hadiahkan umroh. Nanti Insya Allah berangkat bareng ana, mudah-mudahan menjadi hidayah buat antum dan semuanya. Ini sebagai cinta ana kepada Habib Umar Assegaf,” kata Alhabsyi seperti dikutip dari Twitter pada Sabtu, 23 Mei 2020.

Sebelumnya, dalam video yang beredar ada petugas gabungan menghentikan sebuah mobil sedan Toyota Camry bernomor polisi N1B di sebuah jalur putar balik. Habib Umar Assegaf Bangil terlihat tidak terima karena dipaksa putar balik. Seorang polisi mencoba merayunya agar tetap memutar balik mobilnya.

Kemudian, Polisi menegur Habib Umar karena pengemudinya sempat tidak memakai masker, dan jumlah penumpang melebihi ketentuan PSBB. Namun, Habib Umar tetap menolak dengan suara bernada keras.

Lalu datang petugas berseragam Satuan Polisi Pamong Praja ikut menegur. Cekcok akhirnya terjadi hingga kemudian Habib Umar dan petugas Satpol PP adu fisik. Mobil berwarna hitam itu akhirnya putar balik.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan insiden itu terjadi di check point PSBB di Exit Tol Satelit Surabaya pada Rabu sore, 20 Mei 2020.

Dia membenarkan bahwa pria bergamis penumpang mobil Camry itu ialah Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil, pengasuh Majelis Roudhotus Salaf, Bangil, Pasuruan.

Laman: 1 2

Rekomendasi

Calon Hafidz Meninggal Dunia, Ternyata ini Penyebabnya! Isi Buku Hariannya Terungkap

BEM Seluruh Indonesia Kirim Surat Terbuka ke Jokowi, Ajukan Tuntutan Hingga Ancam Gerakan Massal