in ,

UU Ciptaker Bikin Rupiah Sakti, Mata Uang Dunia Dilibas Semua

Nilai tukar rupiah menguat tajam melawan dolar Amerika Serikat (AS) di awal perdagangan hari ini, Selasa (6/9/2020). Tidak hanya dolar AS, mata uang utama Asia hingga Eropa juga dilibas, begitu juga mata uang yang terkait dengan komoditas seperti dolar Australia, Selandia Baru, dan Kanada.

Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang mengesahkan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja membuat rupiah perkasa.

Melansir data Refinitiv, rupiah melesat 1,28% melawan dolar AS di pembukaan perdagangan ke Rp 14.600/US$. Sayangnya, di akhir perdagangan penguatan tersebut terpangkas menjadi menjadi 0,54% di Rp 14.710/US$ di pasar spot.

Pergerakan rupiah melawan mata uang dunia lainnya juga sama, menguat lebih dari 1% di awal perdagangan, tetapi terpangkas sore ini. Berbeda dengan dolar AS yang perdagangan sudah berakhir di pasar spot, melawan mata uang lainnya perdagangan rupiah masih berlanjut.

Hingga pukul 15:55 WIB, penguatan rupiah masih cukup besar, mayoritas di atas 0,6%. Penguatan paling besar tercatat melawan rupee India, sebesar 1%, sementara yang terendah 0,19% melawan baht Thailand.

Melawan mata uang Eropa rupiah juga perkasa, euro dibuat melemah 0,66%, terbesar diantara mata uang Benua Biru lainnya. Begitu juga menghadapi mata uang komoditas, dolar Australia dibuat merosot 0,85%.

Berikut pergerakan mata uang dunia melawan rupiah.

Rapat Paripurna DPR RI Senin 5 Oktober 2020 mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja (Omnibus Law Ciptaker) menjadi Undang-undang resmi.

Pengesahan tersebut baru akan direspon pelaku pasar pada hari ini.

Laman: 1 2

Rekomendasi

Presiden PKS Minta Jokowi Dengar Suara Buruh, Cabut UU Cipta Kerja dan Terbitkan Perppu

Komisi III DPR Gelar Raker dengan Kapolri, Dihadiri Seluruh Kapolda Secara Virtual